Kamis, 05 Februari 2015

Ilmu Dasar kefarmasian (my job)

Secara bahasa, Farmasi dalam bahasa Yunani yaitu pharmacon, yang berarti obat, sedangakan dalam bahasa Inggris pharmacy yang juga berarti obat.
Farmasi adalah ilmu yang mempelajari cara membuat, mencampur, meracik, memformulasi, mengobinasi, menganalisis, serta menstandarkan obat dan pengobatan juga sifat-sifat obat beserta pendistribusian dan penggunaannya secara aman.Farmasi dalam bahasa Yunani(Greek) disebut farmakon yang berarti medika atau oba
Menurut wikipedia bahasa Indonesia dijelaskan bahwa Farmasi merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat.
Batasan farmasi menurut kamus adalah seni dan ilmu meracik dan menyerahkan atau membagikan obat. Dengan demikian berarti bahwa kedua konsep farmasi dan farmasis adalah kongruen, yakni yang satu dapat diturunkan dari yang lainnya.
Farmasi juga biasa diartikan seni atau praktek penyiapan, pengawetan, peracikan, dan penyerahan obat,(webster’ New Collegiate Dictionary. Springfield, MA, G, & C. Merriam Co, 1987).

HA!!

redakan amarahmu kuyakinkan padamu ini hanya salah paham..

Selasa, 18 Maret 2014

LUKA HATI Oleh : Fauziia Nuer Afnhiie

Aku duduk terdiam di tengah kesunyian
menatap langit yang enggan berbicara
entah mengapa ia diam membisu seribu bahasa
apakah ia juga tau akan kesedihanku ?

Luka yang selama ini aku pendam
Sakit yang sangat mendalam
Sakit yang tak bisa terbendung lagi
Bagaikan pisau menggoreskan luka

Kau pergi bersama semua kenangan
jauh....jauh dan semakon jauh
meninggalkan aku sendiri
bersama luka dalam hati

Putri Tidur

Di jaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja dan Ratu yang tidak memiliki anak; masalah ini membuat Raja dan Ratu sangatlah sedih. Tetapi di suatu hari, ketika sang Ratu berjalan di tepi sungai, seekor ikan kecil mengangkat kepalanya keluar dari air dan berkata, "Apa yang kamu inginkan akan terpenuhi, dan kamu akan segera mempunyai seorang putri."
Apa yang ikan kecil tersebut ramalkan segera menjadi kenyataan; dan sang Ratu melahirkan seorang gadis kecil yang sangat cantik sehingga sang Raja tidak dapat menahan kegembiraannya dan mengadakan perjamuan besar besaran. Dia lalu mengundang semua sanak keluarga, teman dan seluruh penduduk dikerajaannya. Semua peri yang ada dikerajaannya juga turut diundang agar mereka dapat ikut menjaga dan memberikan berkah kepada putri kecilnya. Di kerajaannya terdapat tiga belas orang peri dan sang Raja hanya memiliki dua belas piring emas, sehingga Raja tersebut memutuskan untuk mengundang dua belas orang peri saja dan tidak mengundang peri yang ketiga belas. Semua tamu dan peri telah hadir dan setelah perjamuan mereka memberikan hadiah-hadiah terbaiknya untuk putri kecil itu, satu orang peri memberikankebaikan, peri yang lainnya memberikan kecantikan, yang lainnya lagi memberikan kekayaan, dan begitu pula dengan peri-peri yang lainnya sehingga putri kecil itu hampir mendapatkan semua hal-hal yang terbaik yang ada di dunia. Ketika peri yang kesebelas selesai memberikan berkahnya, peri ketiga belas yang tidak mendapat undangan dan menjadi sangat marah itu, datang dan membalas dendam. Dia berkata, "Putri Raja dalam usianya yang kelima belas akan tertusuk oleh jarum jahit dan meninggal." Kemudian peri yang kedua belas yang belum memberikan berkahnya kepada sang Putri, maju kedepan dan berkata bahwa kutukan yang dikatakan oleh peri ketiga belas tersebut akan terjadi, tetapi dia dapat memperlunak kutukan itu, dan berkata bahwa sang Putri tidak akan meninggal, tetapi hanya jatuh tertidur selama seratus tahun.
Raja berharap agar dia dapat menyelamatkan putri kesayangannya dari ancaman kutukan itu dan memerintahkan semua jarum jahit di istananya harus di bawa keluar dan dimusnahkan. Sementara itu, semua berkah yang diberikan oleh peri-peri tadi terwujud, sang Putri menjadi sangat cantik, baik budi, ramah-tamah dan bijaksana, hingga semua orang mencintainya. Tepat pada usianya yang kelima belas, Raja dan Ratu kebetulan meninggalkan istana, dan sang Putri ditinggalkan sendiri di istana. Sang Putri menjelajah di istana sendirian dan melihat kamar-kamar yang ada pada istana itu, hingga akhirnya dia masuk ke satu menara tua dimana terletak satu tangga sempit menuju ke atas yang berakhir dengan satu pintu kecil. Pada pintu tersebut tergantung sebuah kunci emas, dan ketika dia membuka pintu tersebut, dilihatnya seorang wanita tua sedang menjahit dengan jarum jahit dan kelihatan sangat sibuk.
"Hai ibu yang baik," kata sang Putri, "Apa yang kamu lakukan disini?"
"Menjahit dan menyulam," kata wanita tua itu, kemudian menganggukkan kepalanya.
"Betapa cantiknya hasil sulaman mu!" kata sang Putri, dan mengambil jarum jahit dan mulai ikut menyulam. Tetapi secara tidak sengaja dia tertusuk oleh jarum tersebut dan apa yang diramalkan sewaktu dia masih kecil, terjadi, sang Putri jatuh ke tanah seolah-olah tidak bernyawa lagi.
Seperti yang diramalkan bahwa walaupun sang Putri akan tertusuk oleh jarum jahit, sang Putri tidak akan meninggal, melainkan hanya akan tertidur pulas; Raja dan Ratu yang baru saja pulang ke istana, beserta semua menteri juga jatuh tertidur, kuda di kandang, anjing di halaman, burung merpati di atas atap dan lalat yang berada di dinding, semuanya jatuh tertidur. Bahkan api yang menyalapun menjadi terhenti, daging yang dipanggang menjadi kaku, tukang masak, yang saat itu sedang menarik rambut seorang anak kecil yang melakukan hal-hal yang kurang baik, juga jatuh tertidur, semuanya tertidur pulas dan diam.
Dengan cepat tanaman-tanaman liar berduri di sekitar istana tumbuh dan memagari istana, dan setiap tahun bertambah tebal dan tebal hingga akhirnya semua tempat di telah dikelilingi oleh tanaman tersebut dan menjadi tidak kelihatan lagi. Bahkan atap dan cerobong asap juga sudah tidak dapat dilihat karena telah tertutup oleh tanaman tersebut. Tetapi kabar tentang putri cantik yang tertidur menyebar ke seluruh daratan sehingga banyak anak-anak Raja dan Pangeran mencoba untuk datang dan berusaha untuk masuk ke dalam istana itu. Tetapi mereka tidak pernah dapat berhasil karena duri dan tanaman yang terhampar menjalin dan menjerat mereka seolah-olah mereka dipegang oleh tangan, dan akhirnya mereka tidak dapat maju lagi.
Setelah bertahun-tahun berlalu, orang-orang yang telah tua menceritakan cerita tentang seorang putri raja yang sangat cantik, betapa tebalnya duri yang memagari istana putri tersebut, dan betapa indahnya istana yang terselubung dalam duri itu. Dia juga menceritakan apa yang didengarnya dari kakeknya dahulu bahwa banyak pangeran telah mencoba untuk menembus semak belukar tersebut, tetapi semuanya tidak pernah ada yang berhasil.
Kemudian seorang pangeran yang mendengar ceritanya berkata, "Semua cerita ini tidak akan menakutkan saya, Saya akan pergi dan melihat Putri Tidur tersebut." Walaupun orang tua yang bercerita tadi telah mencegah pangeran itu untuk pergi, pangeran tersebut tetap memaksa untuk pergi.
Pangeran dan Putri TidurSaat ini, seratus tahun telah berlalu, dan ketika pangeran tersebut datang ke semak belukar yang memagari istana, yang dilihatnya hanyalah tanaman-tanaman yang indah yang dapat dilaluinya dengan mudah. Tanaman tersebut menutup kembali dengan rapat ketika pangeran tersebut telah melaluinya. Ketika pangeran tersebut akhirnya tiba di istana, dilihatnya anjing yang ada di halaman sedang tertidur, begitu juga kuda yang ada di kandang istana, dan di atap dilihatnya burung merpati yang juga tertidur dengan kepala dibawah sayapnya; dan ketika dia masuk ke istana, dia melihat lalat tertidur di dinding istana, dan tukang masak masih memegang rambut anak yang kelihatan meringis dalam tidur, seolah-olah tukang masak itu ingin memukuli anak tersebut.
Ketika dia masuk lebih kedalam, semuanya terasa begitu sunyi sehingga dia bisa mendengar suara nafasnya sendiri; hingga dia tiba di menara tua dan membuka pintu dimana Putri Tidur tersebut berada. Putri Tidur terlihat begitu cantik sehingga sang Pangeran tidak dapat melepaskan matanya dari sang Putri. Sang Pangeran lalu berlutut dan mencium sang Putri. Saat itulah sang Putri membuka matanya dan terbangun, tersenyum kepada sang Pangeran karena kutukan sang peri ketiga belas telah patah.
Mereka berdua lalu keluar dari menara tersebut dan saat itu Raja dan Ratu juga telah terbangun termasuk semua menterinya yang saling memandang dengan takjub. Kuda-kuda istana pun terbangun dan meringkik, anjing-anjing juga melompat bangun dan menggonggong, burung-burung merpati di atap mengeluarkan kepalanya dari bawah sayapnya, melihat sekeliling lalu terbang ke langit; lalat yang didinding langsung beterbangan kembali; api didapur kembali menyala; tukang masak yang tadinya memegang rambut seorang anak laki-laki dan ingin menghukumnya melanjutkan hukumannya dengan memutar telinga anak tersebut hingga anak tersebut menangis.
Akhirnya Raja dan Ratu mengadakan pesta pernikahan untuk sang Putri dan Pangeran yang berakhir dengan kebahagiaan sepanjang hidup mereka.

Senin, 17 Maret 2014

Misteri Hilangnya Malaysia Airlines

Jakarta, GATRAnews - Pesawat Boeing 777-200 dengan kode MH370 meninggalkan bandara internasional Sepang, di luar kota Kuala Lumpur, pada jam 12:41 malam, di hari Sabtu, 8 Maret 2014. Dalam pesawat ada 227 penumpang bertiket dan 12 awak pesawat. Lima di antara mereka balita. Di bangku penumpang ada pelukis dan kaligrafi ternama dan tenaga ahli perusahaan semikonduktor Amerika. 

Penumpang lebih dari 12 kewarganegaraan. Republik Rakyat Tiongkok, Indonesia, Amerika, Eropa, Malaysia, dan lainnya. Tercatat 154 penumpang berasal dari Tiongkok dan Taiwan dan 38 Malaysia. Ada tiga berkewarganegaraan Amerika. Ada lima penumpang batal berangkat. Koper dan bagasi mereka telah diturunkan sebelum pesawat tinggal landas. 

Pesawat akan menempuh 3.700 kilometer. Cuaca tenang dan cerah. Tidak ada tanda-tanda badai atau cuaca buruk. Jika tak ada aral melintang, pesawat akan tiba di Beijing pada Sabtu pagi, jam 6.30. 

Tetapi, pada jam 01.30 pagi, petugas pengatur lalu lintas udara di Subang kehilangan kontak saat pesawat pada ketinggian 35.000 kaki di atas samudra, sekitar Laut Cina Selatan dan Kepulauan Andaman. 

Apa yang sesungguhnya terjadi? Hingga kini masih misteri. Pilot tidak mengomunikasikan adanya tanda-tanda kesulitan dan situasi darurat pada petugas ATC di menara pengawas. 

Seorang perwira Tentera Diraja Malaysia mengatakan ada indikasi di radar bahwa pesawat seperti kembali memutar arah menuju Kuala Lumpur sebelum hilang. Tapi tak ada rekaman percakapan antara pilot dan petugas ATC tentang kehendak memutar arah tersebut.
Pesawat Canggih Pilot Andal, Tapi... 
Pesawat Boeing 777 dikenal sebagai pesawat paling modern, berteknologi fly by wire, dilengkapi dengan perangkat teknologi navigasi dan flight management system paling mutakhir. Catatan kecelakaan pesawat selama 18 tahun operasi boleh dikatakan tidak ada. 

Pada kecelakaan pesawat Asiana milik Korea Selatan di San Fransisco, Amerika Serikat, penyelidikan NTS memperlihatkan bahwa penyebabnya ketidaksenyawaan pilot pada perangkat otomatisasi di ruang kokpit, bukan pada sistem teknologi pesawat. Human error, bukan technology error. Bisa dibilang, Boeing 777 merupakan pesawat paling aman. 

Semua pakar keamanan dan keselamatan penerbangan terus memberikan komentar untuk membangun pelbagai teori yang bernas tentang sebab kecelakaan. Semua berbeda dalam membangun spekulasi tentang apa yang terjadi pada pesawat hilang itu. 

Semua terbentur pada sebuah fenomena dan pertanyaan menarik, yakni: bagaimana sebuah pesawat terbang Boeing 777 yang modern, canggih, dan selama 18 tahun lebih beroperasi di pelbagai maskapai penerbangan dunia tidak punya catatan kegagalan fungsi instrumen yang dapat menimbulkan kecelakaan fatal, dapat mengalami tragedi hilang? 

Begitu juga, Malaysia Airlines termasuk maskapai penerbangan dengan rekam jejak yang baik, selalu memenuhi semua persyaratan keselamatan dan keamanan penerbangan internasional?
Apalagi, pesawat nahas itu dipiloti Kapten Zaharie Ahmad Shah, pria Malaysia berusia 53 tahun yang memiliki 18.365 jam terbang dan bergabung dengan maskapai sejak 1981. Dia didampingi, Fariq Abdul Hamid, seorang Malaysia berusia 27 tahun. 

Koresponden penerbangan CNN, Richard Quest, pernah berada di kokpit untuk menyaksikan sang kopilot ini menerbangkan pesawat dari Hong Kong ke Kuala Lumpur. Pengalaman Itu sangat menarik, sehingga pemirsa dapat menonton cara Fariq Abdul Hamid membawa pesawat turun dengan lancar dan mendarat lembut di landas pacu. 

Quest ingat, pengalaman pendaratan 19 Februari lalu bersama Hamid itu. Kapten pesawat dan penerbang senior yang mendampinginya berkata: ''Handling qualities yang dimiliki Hamid persis seperti buku teks petunjuk, sangat sempurna." 

Hamid memiliki 2.763 jam terbang, bergabung dengan Malaysia Airlines pada 2007. Dia memiliki jam terbang dengan pesawat jet lain dan sedang menjalani transisi ke Boeing 777-200. Perlu diketahui, kopilot atau perwira pertama pesawat terbangdilatih dengan standar yang sama sebagaiseorang kapten.
Tragedi Air France dan Adam Air 
Malaysia Airlines menegaskan bahwa pesawat yang hilang pernah bertabrakan dengan pesawat lain di Bandara Shanghai pada 2012. Kecelakaan itu mengakibatkan ujung sayap pesawat rusak. Tapi sayap telah diperbaiki dan dinyatakan aman untuk terbang oleh Boeing. 

Karena itu, semua ahli terbentur pada fenomena hilangnya pesawat yang penuh misteri. Sebab cara lenyapnya pesawat, sangat tidak lazim. Menghilang dari radar tanpa panggilan darurat dari pilot, tanpa terdeteksi sinyal emergency locator transmiter. Sirna begitu saja. 

Tragedi yang sama dialami Air France, dengan Flight 447, berpenumpang 228, yang terbang dari Rio De Janeiro ke Paris. Pesawat Airbus A330, pesawat modern dan canggih, fly by wire saingan Boeing 777-200, tiba-tiba hilang dari pantauan menara pengawas pada Juni 2009. 

Reruntuhan pesawat ditemukan di kedalaman 4.000 meter di dasar laut Samudra Atlantik. Begitu juga pada 1 Januari 2007, pesawat Adam Air Indonesian menghilang dan ditemukan di kedalaman 2.000 meter di Laut Makassar. 

Pada kedua peristiwa itu pilot dan kopilot terganggu oleh kerusakan pada sistem navigasi dan kemudian kehilangan kendali. Pada pesawat Air France, penyebab utamanya adalah kerusakan pada pitot tube, tabung penjejak tekanan udara yang tersumbat bungkahan es. Sementara itu, pada Adam Air, gangguan navigasi terjadi akibat kerusakan inertial reference systems atau IRS. 

Dalam tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines ini, kerja sama internasional dalam proses pencaharian sangat baik: 34 pesawat bersama 40 kapal dari 10 negara seperti Cina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam bekerja sama di bawah komando Pemerintah Malaysia. 

Semua pakar search and rescue bertitik tolak pada aturan ''Golden Rule 72 Hour''. Waktu emas 72 jam adalah batas ketahanan tubuh manusia mampu hidup dalam sebuah tragedi kecelakaan. Jika sebuah pesawat terbang jatuh di kedalaman laut , persoalan utama yang dihadapi adalah sukarnya menemukan lokasi tepat ia berada. Sebab arus laut dapat membawa pesawat berpindah ke tempat yang jauh dari lokasi awal jatuh. 


Dua Paspor Palsu 
Kini konsentrasi pihak berwenang telah dibelokkan oleh pertanyaan mengganggu tentang dua penumpang yang telah menggunakan paspor palsu. Dua penumpang yang terdaftar di manifes menggunakan paspor Italia dan Austria yang dilaporkan dicuri di Thailand. Satu hilang dicuri pada 2012 dan yang lainnya pada 2013. 

Menurut catatan pemesanan elektronik, seorang laki-laki membeli tiket one way pada hari Kamis dari agen perjalanan di sebuah pusat perbelanjaan daerah wisata pantai Pattaya Thailand. 

Tidak jelas bagaimana mereka melakukan perjalanan dari Thailand ke Malaysia dan kemudian naik pesawat MH370 pada hari Sabtu. Tapi mereka berdua dijadwalkan transit di Beijing dan melanjutkan perjalanan ke Amsterdam sebelum bepergian ke Frankfurt dan Kopenhagen. Sebagai penumpang transit, mereka tidak perlu mendapatkan visa Cina. 

Sekretaris Jenderal Interpol, Ronald K. Noble, mengatakan tidak ada pemeriksaan oleh pihak berwenang di Malaysia terhadap kedua paspor itu. Noble memperingatkan bahwa "hanya segelintir negara" yang rutin melakukan pemeriksaan. "Mengapa banyak negara harus menunggu tragedi untuk lakukan langkah-langkah keamanan lebih ketat di gerbang keberangkatan? Padahal data base tentang siapa yang mempunyai potensi telah diberikan Interpol,'' kata Noble. 

Steve Vickers, konsultasi keamanan di Hong Kong, mengatakan kehadiran dua wisatawan dengan paspor hasil curian dalam sebuah pesawat terbang merupakan hal langka dan patut dicurigai. ''Ini tidak bisa dianggap sepele,'' katanya. 

Namun Sekretaris Jenderal Interpol mengatakan terlalu dini untuk berspekulasi tentang hubungan paspor dicuri dan pesawat yang hilang. Meski Interpol sangat prihatin penumpang bisa naik penerbangan internasional dengan paspor curian. 

Untuk diketahui, dalam basis data Interpol tercatat 40 juta paspor yang hilang atau dicuri dari 167 negara. Noble menyayangkan mengapa Malaysia tidak cukup peduli untuk memeriksa daftar tersebut dalam layar komputer petugas imigrasinya. 

Vahid Motevalli, ahli penerbangan di Tennessee Technological University, Amerika Serikat, mengatakan bahwa sejak pemboman pesawat Pan Am 103 di Lockerbie, Skotlandia, pada 1993, proses verifikasi identitas penumpang telah menjadi suatu tata cara baku dan wajib. 

Belum ada tanda tanda jejak ke mana pesawat itu pergi. Jatuhkah? Di lautkah? Atau di daratan? Jika di darat pasti ada tanda bekas bekas kebakaran, atau asap atau juga sinyal emergency locator transmitter, peralatan pemancar sinyal darurat yang akan berbunyi dan mengeluarkan frekuensi jika pesawat terbentur benda keras.

Kini semua pihak menantikan kepastian apakah pesawat berkeping hancur dan semua penumpang gugur atau ada yang masih punya harapan hidup? Misteri ini hanya mungkin dijawab jika puing puing pesawat ditemukan. Karenanya sebaiknya kita menunggu. Tidak perlu banyak berspekulasi tentang penyebab kecelakaan. 

Sebab-sebab kecelakaan hanya mungkin diketahui jika kedua kotak hitam yang berisi data rekaman suara di ruang kemudi dan rekaman data informasi penerbangan (flight data recorder dan voice recorder) selesai dianalisis. Jika merujuk pada peristiwa Adam Air yang memerlukan waktu delapan bulan dan Air France satu tahun untuk menemukan black box tersebut.